28 January 2009
DAN PALESTINA PUN BERDUKA…
Dikirim oleh Orin dalam: Opini .
Ditulis oleh Gusti Orrin Prayudi Wardhana
Terus terang saya sangat emosional menyaksikan apa yang terjadi di Palestina. Betapa tidak !?! Di saat kaum muslimin di berbagai dunia tengah bersiap-siap menyambut Tahun Baru Hijriyah, Israel memborbardir Gaza. ’Kado’ tahun baru yang menyakitkan. Bagi saya, Israel memang bangsa biadab. Terserah, apakah anda setuju atau tidak. Yang penting bagi saya Israel adalah biadab. Kalau anda tidak setuju, silakan buka kembali catatan sejarah. Semenjak Israel merampas tanah Palestina, berapa kali sudah terjadi pembantaian ? 23 kali ! Ya, 23 kali pembantaian semenjak tahun 1947. Sejak tahun 1967, 18.147 rumah warga Palestina dihancurkan. Sejak tahun 2000, lebih dari 33.034 warga Palestina cedera, 4.876 tewas termasuk 1.050 anak-anak. Dan 3 pekan terakhir kita kembali menyaksikan ulangan kebiadaban itu. Sampai hari ke-11 saja, pembantaian Israel sudah menewaskan 660 muslim, 215 anak-anak, 89 wanita, dan 2.950 orang luka-luka (eramuslim.com). Buletin Al Islam membeberkan daftar panjang kebiadaban Israel. Coba, apakah anda masih belum setuju bahwa Israel memang biadab ? Tapi, sekali lagi, itu terserah anda.
Kaum muslimin di seluruh dunia pun bereaksi. Mereka mengutuk kebiadaban Israel ini. Tapi satu hal yang perlu diingat, Israel takkan pernah mundur hanya dengan kutukan dan kecaman. Mereka sudah terbiasa melanggar perintah-perintah Tuhan, apalagi hanya sekedar perintah manusia atau lembaga seperti PBB. Terbukti ! Sejak tahun 1992, lebih dari 65 resolusi DK PBB dikeluarkan untuk menghentikan tindakan-tindakan brutal Israel. Namun, tak satu pun dilaksanakan. Israel sudah tuli dengan kecaman dan kutukan. Bahasa yang dimengerti mereka adalah bahasa perang. Namun sayang, para penguasa kaum muslimin tidak mengerti bahasa perang. Mereka begitu pengecut. Ratusan ribu tentara mereka hanya ditempatkan di barak-barak. Ratusan pesawat tempur mereka hanya dipajang tanpa pernah digunakan untuk membela kaum muslimin. Ketika saya menyatakan kepengecutan para penguasa pengkhianat itu dan menanyakan : ”Lantas apa gunanya mereka (penguasa itu) ?”, seorang ustadz membalas sms saya itu : ”Ya, mereka telah memilih cara hidup yang salah. Mereka dipermalukan dalam hidup ini dan kelak mereka akan menangis darah karena menyesal menzhalimi umat Islam. Itulah pemimpin Saudi dan lain-lain aliansi Yahudi.” Dan dengan satir teman saya berkata : ”mungkin F-16 yang mereka miliki hanya untuk menakuti tikus gurun saja.” Walhasil, teriakan kaum muslimin Palestina pun kembali tak berjawab. Mereka pun kembali berduka…..
Lantas, tak adakah solusi buat Palestina ? Seorang teman mengatakan : ”Jangankan solusi buat Palestina. Buat seluruh dunia pun ada solusinya. Itulah jihad dan Khilafah.” Dengan jihad kaum muslimin akan menjawab tantangan perang Israel dan meluluhlantakkannya. Dengan Khilafah kaum muslimin akan memiliki negara pelindung yang kuat yang dipimpin seorang pemimpin pemberani, yakni Khalifah. Itulah yang terjadi dalam sejarah panjang peradaban kaum muslimin. Saya berfikir : ”Benar juga ya….”